Mojokerto
Raya Jabon KM 07

Surabaya.
Jln, Jemursari 244.

Kamis, 18 Desember 2014

Wisuda Akpar Majapahit - Perhotelan & Usaha Perjalanan Wisata


Diwisuda di Hotel Bumi Surabaya pada Sabtu, 29 November 2014

71 Mahasiswa D-III Akpar Majapahit Surabaya Kini Sandang Gelar Ahli Madya Pariwisata

AKADEMI Pariwisata (Akpar) Majapahit Surabaya sukses menghelat acara wisuda 71 mahasiswa jurusan D-III Usaha Perjalanan Wisata (UPW) dan Perhotelan di Hotel Bumi Surabaya pada Sabtu, 29 November 2014. Setelah diwisuda mereka berhak menyandang gelar Ahli Madya Pariwisata (Amd.Par).

Wisuda ke VI mahasiswa D-III Akpar Majapahit ini merupakan tonggak bersejarah bagi Yayasan Eka Prasetya Mandiri yang menaungi lembaga pendidikan tinggi itu, dalam kiprahnya mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni sebagai ahli madya di bidang pariwisata.

Ditemui di kantornya, Senin (1/12) pagi, Direktur Akpar Majapahit, Ir Juwono Saroso mengatakan, setelah sukses menghelat wisuda ke VI, sejumlah 71 mahasiswa D-III Akpar Majapahit, Sabtu (29/11) lalu, pihaknya berharap pasca gelaran wisuda tersebut semakin memacu adik-adik kelas untuk menyelesaikan kuliahnya tepat waktu. Pasalnya tidak bisa dipungkiri ada beberapa mahasiswa yang prothol sebelum waktunya mereka diwisuda.

“”Dengan adanya wisuda kali ini kami ingin momentum itu menjadi kebanggaan orang tua, masyarakat dan seluruh civitas akademika Akpar Majapahit, terutama mahasiswa D-III yang saat ini masih kuliah agar terpacu menyelesaikan studinya tepat waktu dan sukses meraih gelar Ahli Madya Pariwisata atau Amd.Par,” kata Juwono.

Selain itu juga, lanjut owner Akpar Majapahit ini, dengan adanya momentum wisuda perdana tersebut, alumni yang sudah bekerja di berbagai kota bisa berkumpul kembali, seiring dengan diaktifkannya Ikatan Alumni (IKA) Akpar Majapahit. Keberadaan Ikatan Alumni ini diharapkan bisa saling membantu antar mahasiswa, alumnus dengan pihak kampus.


Jika ada informasi terkait peluang kerja (jobs) atau penawaran magang kerja yang jelas bisa di-share dengan adik-adik kelasnya. ”Selain itu, kami juga berharap kepada alumnus yang saat ini telah bekerja atau berwirausaha sendiri, bisa menjaga nama baik almamater,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengundang beberapa mitra kerja dari kalangan hotel dan restoran anggota PHRI Jatim, travel agent, pelaku industri pariwisata lainnya serta dari pemerintahan cq Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim untuk menghadiri acara wisuda, sekaligus sebagai apresiasi atas terjalinnya kerjasama yang baik dengan institusi Akpar Majapahit.

”Dengan demikian kami harapkan mereka lebih yakin lagi terhadap eksistensi institusi Akpar Majapahit dan para alumnusnya. Sejauh ini, dari 71 wisudawan, 15 persennya telah mengabdi di almamater, sedangkan sisanya menjadi entrepreneur dengan membuka usaha sendiri dan ada juga bekerja di sejumlah perusahaan swasta di dalam maupun luar kota,”  terang Pak Yu, sapaan akrab Ir Juwono Saroso.

Seperti diketahui, industry pariwisata Indonesia ke depan akan menghadapi tantangan yang tidak ringan, memasuki era ASEAN Economy Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun 2015., terutama terkait kompetensi SDM Indonesia dibandingkan dengan tenaga kerja asing pendatang (TKAP) yang sama-sama memiliki kesempatan untuk masuk ke bursa lapangan kerja baik Indonesia maupun di luar negeri.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Dr H Jarianto MSi, dalam kata sambutannya di Buku Wiswuda Akpar Majapahit, yang dirilis bertepatan dengan acara wisuda 71 mahasiswa Akpar Majapahit, 29 November 2014.

Diakui Jarianto, pariwisata merupakan industry yang semakin berkembang secara signifikan, yang bisa dilihat bahwa jumlah hotel di Jatim sampai akhir 2013 mencapai 1.305, restoran sebanyak 1.845, rekreasi dan hiburan umum sejumlah 2.611 dan biro perjalanan wisata (BPW) sekitar 532, mengindikasikan bahwa betapa besarnya peluang lapangan kerja yang bisa dimanfaatkan.

”Nah, salah satu jawaban atas tantangan dan peluang tersebut adalah mendorong dunia pendidikan untuk menyesuaikan kurikulumnya agar berbasis kompetensi atau competed based training (CBT) yang berstandar internasional, sehingga dapat mengisi peluang kerja yang tersedia. Kami berharap lulusan Akpar Majapahit juga sukses dalam memasuki dunia kerja,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, panitia wisuda Akpar Majapahit juga mengukuhkan dua orang wisudawan terbaik dari masing-masing program studi. Untuk prodi UPW, wisudawan perbaiknya diberikan kepada Catur Puspitasari dengan IPK 3,62, sedangkan Albert Eddy Edward menjadi wisudawan terbaik dari prodi Perhotelan dengan IPK 3,75. Selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati mahasiswa D-III Akpar Majapahit 2014.

Sekolah Perhotelan - Akademi Pariwisata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar