Mojokerto
Raya Jabon KM 07

Surabaya.
Jln, Jemursari 244.

Kamis, 03 Juli 2014

Lomba Bikin Aneka Penyetan di Akpar Majapahit - Bersama Chef Sarwan



Authentic Indonesian Challenger 2014

29 Mahasiswa Akpar Majapahit Sukses Ramaikan Lomba Bikin Aneka Penyetan

KEMARIN di hari yang cerah, Akpar Majapahit menggelar ajang perlombaan yang bertajuk “Authentic Indonesian Challenger 2014” pada hari sabtu (24/5) mulai pukul 09.30-12.00 WIB, dengan menu masakan aneka sambal dan penyetan di Gedung Kampus Akpar Majapahit di Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya.
   



Tujuan acara ini di selenggarakan selain untuk bekerja sama dengan Chef Sarwan, tetapi juga untuk pengenalan buku baru dari Chef Sarwan tentang masakan aneka penyetan dan sambal ala Chef Sarwan.


Di samping itu, selaku pihak Yayasan dan Dosen Akpar Majapahit sendiri ingin agar anak didiknya lebih mengerti dan mendalami masakan tradisional Indonesia. Sehingga event ini dinilai bisa untuk dijadikan ajang promosi bagi kampus.

“Dengan diadakannya lomba tersebut, peserta lomba yang pesertanya adalah mahasiswa Akpar Majapahit bisa mengenalkan masakan tradisional Indonesia di Kancah Internasional”, ujar Ir. Juwono Saroso Owner Akpar Majapahit.


Untuk bahan masakan aneka penyetan sudah ditentukan oleh panitia yang terdiri dari Putri Aldenia, Jiurike Alvionita, Cindra Siedharta, Rizky Setiawan dan Tri Setiawan sebagai anggota panitia yang membantu dalam acara ini. Pembagian dapur, sudah diatur oleh panitia yang masing-masing dapur diisi oleh kurang lebih 7 peserta.

Menurut Ketua Panitia Putri Aldenia, lomba masak aneka penyetan yang semula berjumlah 31 mahasiswa peserta menjadi 29 mahasiswa peserta, di karenakan 2 mahasiswa sedang berhalangan hadir saat itu. Walaupun begitu, mahasiswa yang meramaikan kegiatan ini pun tetap berjalan mulus seperti yang sudah direncanakan, acara dimulai dari pukul 09.30 pagi hingga selesai.



Seperti yang di ketahui, selain memasak masakan aneka penyetan, mahasiswa juga di tuntut untuk mengkreasikan minuman tradisional mereka sendiri. Dan nantinya akan langsung dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Chef Sarwan, Chef Bagus dan Anang salah satu juri tamu dari penerbit Genta Grup.

Saat acara di gelar, banyak Stasiun TV seperti ANTV, SCTV, Trans TV dan masih banyak lagi yang hadir dan ikut meliput event ini dari proses memasak hingga penilaian. Selain itu, bisa di katakan pula ini termasuk event baru, karena ide lomba dan resepnya memang di ambil atau menduplikat resep Chef Sarwan.



Ada bermacam-macam resep yang disodorkan oleh Chef Sarwan tetapi hanya 31 resep yang terpilih dan peserta memasak masakan yang telah diacak atau undian dan peserta tinggal mengolahnya saja.



Diantara masakan yang lain, ada beberapa yang menarik dan menggelitik lidah, seperti lele goreng penyet sambal ijo, iga penyet sambal bledeg, udang goreng penyet sambal taoco, dan iga bakar sambal kemiri.

Khusus untuk bahan minuman tradisional, peserta menyiapkan sendiri bahan dan perlengkapan nya. Hasil kreasi masing-masing peserta lomba minuman tradisional seperti temulawak, wedang jahe lidah buaya, tauwa dan ginger green tea.




Setelah peserta lomba selesai memasak dan meng-garnish hasil masakan mereka, yang hanya diberi waktu 90 menit. Semua tantangan pun berhasil di selesaikan oleh peserta dan pada saat penilaian komentar para dewan juri pun sangat memuaskan bagi juri maupun mahasiswanya sendiri


Kriteria penilaian didasarkan pada empat aspek, yakni kreativitas (minuman), penampilan (makanan & minuman), kebersihan, dan yang paling penting adalah tekstur dan rasa.

Tak ayal, jika mahasiswa Akpar Majapahit selalu berhasil di setiap tantangan yang diberi dalam kejuaraan lomba dimana pun. Karena memang keunggulan disini sistemnya Studi Praktek setiap hari dengan 3 – 4 resep perhari, ditambah lagi dengan pengajar yang sudah ahli dan matang di bidangnya.



“Antusias para mahasiswa peserta lomba pun sangat senang bisa mengikuti ajang perlombaan ini dan banyak sekali yang minat untuk mendaftar, tetapi sayangnya karena terbatas maka siapa yang mendaftar terlebih dahulu itulah yang akan menjadi peserta lomba,” terang Rizky Setiawan salah satu anggota panitia AIC 2014.



Untuk harapan dari pihak pembina Akpar Majapahit. Dengan menggelar ajang perlombaan seperti ini bisa memotivasi  mahasiswa untuk tetap terus mencintai masakan tradisional Indonesia sehingga dapat dikenal di kalangan luar.

Ada juga beberapa tips dari Chef Sarwan untuk memasak aneka penyetan. “Pertama, Iga direbus agak lama dan ditutup agar lebih meresap dan lebih cepat lunak, biar lebih enak menggunakan tutup kaca agar bisa dilihat. Kedua ikan laut, lele dan patin gampang untuk didapatkan di sungai, sedangkan wader susah didapat karena harus mencari di tawar, tetapi rasanya khas berminyak dan lebih enak.”



Selain perlombaan, ada juga Cook Display dari salah satu mahasiswa senior yang menampilkan kreasi penyetan baru yang tak lazim dengan gurita atau octopus, dengan tema menu “Kingdom of Baby Octopus”. Gurita identik karena semakin lama di masak, maka tekstur daging akan semakin keras dan tidak enak untuk dimakan, justru dengan dimasak dalam waktu yang sebentar akan lebih enak, di tambah lagi dibagian kepalanya di isi dengan daging ayam cincang.

Pasalnya, pihak panitia sudah menyiapkan hadiah menarik bagi pemenang lomba Authentic Indonesian Challenger (AIC) 2014, yakni Juara I mendapat potongan 10 peresen uang kuliah (SPP), Juara II memperoleh potongan 8 persen uang kuliah, Juara III berhak mendapat potongan 6 persen uang kuliah dan Juara Harapan akan memperoleh potongan 5 persen uang kuliah.



Setelah gelaran lomba tersebut, akhirnya dewan juri memutuskan empat pemenang AIC 2014, yakni Farah Rizqa Rifni (Juara I), Yunita Tiffany Laos (Juara II), Bayu Perdana Kusuma (Juara III) dan Melisa Arianasari Pribadi (Juara Harapan).

Selamat kepada para pemenang. Maju terus bersama Akpar Majapahit. Perhelatan AIC 2014 di Kampus Akpar Majapahit Sabtu (24/5) siang itu semakin semarak dengna hadirnya sejumlah wartawan media cetak dan elektronika yang meliput acara tersebut. (ica, ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar