Mojokerto
Raya Jabon KM 07

Surabaya.
Jln, Jemursari 244.

Senin, 04 Maret 2013

Cake Fondant Gravity Bergaya Unik & Melayang


Pastry Advanced – Akademi Pariwisata Majapahit


Kini bentuk cake makin bervariasi dan selalu ada bentuk baru sebagai tren dalam dunia pastry. Gravity cake, sebuah cake dengan point of interest yang terlihat unik karena melayang. Begitu melihat, pasti akan berdecak kagum dengan cake yang satu ini. Penasaran’kan bagaimana cara membuatnya?


Bersama Chef Vivi Wardana, salah satu dosen dikampus Akpar Majapahit mengajarkan mahasiswa kelas pastry advanced membuat kreasi cake fondant. Dia mengatakan, pembuatan cake ini menggunakan teknik yang gampang-gampang susah dan membutuhkan kejelian. 

Selama 5 (lima) hari, mahasiswa pastry advanced belajar membuat cake fondant. Tampilan cake ini tak hanya berlapiskan gula dengan warna-warni yang indah dilihat saja, namun memiliki bentuk yang sangat unik. Karena itulah cake yang unik ini sayang untuk dimakan.

   
 



Hadir dalam aneka bentuk mulai dari giant cupcake, cosmetic bag, burger cake, red velvet hand bag, dan masih banyak lagi ini memang sayang untuk dilewatkan. Tak hanya itu mahasiswa pastry advanced juga diajarkan materi pembuatan gravity cake yang juga cake fondant yang sayang untuk dimakan. Berikut kumpulan foto-fotonya.

Gravity cake memang sedang booming dengan desain cake yang unik, menurut Chef Vivi, ciri khas cake ini ada di objek yang melayang seolah sedang menumpahkan isinya. Bisa berupa bungkus permen cokelat, mie yang sedang disumpit, atau bisa juga sekotak susu yang sedang dituangkan,’’ ujarnya.

Dia menambahkan, objek bisa tampak melayang karena didukung penopang, kemudian, ditutupi dengan fondant atau icing. Permasalahannya, bila objek lebih berat, penopang bisa turun. Namun, bila terlalu ringan, objek itu tidak terlihat menuangkan isinya. Yang penting diperhatikan cara menyeimbangkan objek,’ pungkasnya sambil berbagi tips.

 


Pasti keren bukan, tampilan produk “Fondant Cake & Gravity Cake” yang dibuat oleh mahasiswa Akpar Majapahit kelas Pastry Advanced? Sudah tidak diragukan lagi, kelas Pastry Advanced yang ada di kampus Akademi Pariwisata Majapahit memberikan ruang belajar bagi Anda dalam berkreatifitas di dunia pastry untuk menjadi pastry chef profesional. *Upi




Kampus Akademi Pariwisata Majapahit
Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050
www.majapahit.org / www.matoa.info

Sabtu, 02 Maret 2013

Tour Programing Practically - Majapahit Tourism Academy


Program Wajib Mahasiswa Semester V D3 Pariwisata


Info Kuliah di Akpar Majapahit
081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
081233752227 PIN BB: 2A1CE131



          SEBANYAK 21 mahasiswa semester V D3 Pariwisata Akpar Majapahit di dampingi tiga dosen pada 2 Desember 2012 lalu mengikuti program Batu Sorrounding Tour bertajuk ”Tour Programming Practically Akpar Majapahit”. Tujuan kegiatan di luar kampus ini antara lain untuk mmbekali mahasiswa bagaimana menjadi guide dan tour leader dalam usaha perjalanan wisata.

          Digambarkan, jika seorang tour leader atau guide meng-handle group wisata, maka seorang tour leader harus bisa merancang, memperhitungkan biaya (transportasi, akomodasi, konsumsi dan sebagainya), aspek kemacetan selama perjalanan menuju objek wisata hingga mengulas kelebihan objek wisata yang akan dikunjungi.

                         
Info Kuliah di Akpar Majapahit
081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
                                                      081233752227 PIN BB: 2A1CE131

          Seperti dituturkan Dosen Akpar Majapahit Hernawan Setiadi, S.St.Par, dipilihnya kota Batu sebagai tujuan praktik lapangan, karena kawasan Batu sekarang ini merupakan salah satu kota yang cukup pesat dalam pengembangan industri pariwisatanya.

          Di Batu saat ini tersedia berbagai fasilitas mulai kawasan hunian, hotel dan resort dan vila, objek-objek wisata baru seperti wisata alam, budaya dan binaan manusia (Jatim Park, Taman Safari dan sejenisnya). Belum lagi keberadaan Songgoriti, Sengkaling, Selecta, Watu Lontar dan tempat wisata lainnya yang terus dibenahi demi menarik kunjungan wisatawan domestik maupun asing.

          ”Nah, bertitik tolak dari kenyataan tersebut, kami sepakat membawa mereka ke Batu dan sekitarnya. Kami berharap mahasiswa bisa belajar banyak terhadap proses handle check in group. Dengan pengenalan langsung di lapangan, kami yakin setelah lulus kelak mereka bisa jadi tour leader yang mumpuni di bidangnya,” kata Hernawan di dampingi koleganya Paulus Soetrisno, S.St.Par, yang juga staf pengajar dan ketua program studi dari Akpar Majapahit, kemarin (26/2).

          Mengacu dari Tour Itinerary, rombongan kumpul di kampus Akpar Majapahit pukul 05.00, berangkat dari Surabaya ke Rest Area pukul 06.00-08.00, tiba di Jatim Park I 09.00-09.15, lewat Klub Bunga menuju Kusuma Agro pukul 09.15-09.30, berhenti di Agro Wisata pukul 09.30-09.45.

                 

Info Kuliah di Akpar Majapahit
081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
                                                      081233752227 PIN BB: 2A1CE131
          Setelah di Agro Wisata, perjalanan dilanjutkan menuju Selecta pukul 09.45-10.45. Dari objek wisata Selecta, peserta check in di Hotel Purnama pukul 10.45-12.00. Dari Hotel Purnama bus meluncur ke arah Songgoriti pukul 12.00-12.10.

          Puas menikmati keindahan Songgoriti, perjalanan diteruskan ke Watu Lontar untuk makan siang (lunch), pukul 12.25-13.00. Makan siang dan istirahat hanya dijatah satu jam mulai pukul 13.00-14.00. Setelah lunch selesai, kegiatan dilanjutkan mengunjungi sentra kerajinan Brawijaya, pukul 14.00-15.30.


          

Info Kuliah di Akpar Majapahit
081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
                                                     081233752227 PIN BB: 2A1CE131

          Puas belanja pernak-prnik kerajinan rakyat, acara selanjutnya adalah persiapan menuju Bakpau Telo, pukul 15.30-16.00. Peserta menikmati acara belanja di Bakpau Telo sekaligus memesan oleh-oleh Bakpau Telo, pukul 16.00-17.00. Setelah peserta puas pesan oleh-oleh di Bakpau Telo, acara ditutup dengan perjalanan bus rombongan mahasiswa kembali ke Surabaya.

          Sekadar informasi, Tour Pragramming Practically merupakan salah satu mata kuliah (bobot 4 SKS) yang harus ditempuh mahasiswa D3 Pariwisata dan menjadi salah satu syarat untuk bisa melanjutkan ke semester berikutnya.

          Oleh karena itu, peserta tour programming practically diwajibkan membuat laporan tertulis dengan format Tour Leading Book. Isi laporannya meliputi surat tugas, mapping lokasi objek wisata, tour itinerary, tour leader service order, transportation service order, budgeting dan sebagainya.

          Selain mata kuliah tour programming, mahasiswa semester V juga wajib mengikuti kuliah guiding technics, travel document seperti tata cara pengurusan paspor dan visa, air ticketing reservation (airlines), tourism statistika. (ahn)




Info Kuliah di Akpar Majapahit
081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
                                                     081233752227 PIN BB: 2A1CE131








Akpar Majapahit - Go International - MOU dengan Fundacao Cristal Timorleste


Sepakat Kerjasama Pendidikan dan Pelatihan


      AKPAR Majapahit terus melebarkan sayapnya terkait dengan rencana lembaga pendidikan itu untuk go international. Setelah menjajaki kerjasama dengan At-Sunrice Global Chef Academy dari Singapura, kembali  Akpar Majapahit menandatangani kerjasama bidang pendidikan dan pelatihan dengan pihak Fundacao Cristal, sebuah yayasan pendidikan mulai SD, SMP, SMA hingga institute dan pusat pelatihan di Estrada de Balide, Dili, Timor Leste.

      MoU dengan Akpar Majapahit ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang terjalin sebelumnya ketika tim dari Tristar Group diminta menjadi instruktur dalam melatih warga Timor Leste tentang culinary, patiseri, dan berbagai aplikasi teknologi tepat guna yang berhubungan dengan tourism  industry (pariwisata dan perhotelan). 



Foto Di Timor Leste
  
      Seiring berjalannya waktu dan keberadaan Akpar Majapahit di bawah Yayasan Eka Prasetya Mandiri, maka Fundacao Cristal dan CCS Group sepakat untuk menuangkannya dalam sebuah naskah kesepahaman (MoU). Penandatanganan MoU-nya sendiri telah dilakukan di Dili pada tanggal 5 Februari 2013. Akpar Majapahit diwakili Ir Juwono Saroso, sedangkan dari pihak Fundacao Cristal diwakili Agostinho Dos Santos Goncalves, Direktur Eksekutif-nya dan dari pihak CCS Group diwakili Rui Costa.

      Setelah MoU diteken, pihak Fundacao Cristal mengirim delegasi ke Agostinho Dos Santos Goncalves bersama dua anggota timnya melakukan kunjungan kerja sehari ke kampus Akpar Majapahit dan melihat langsung kegiatan belajar mengajar mahasiswa dan dosen Akpar Majapahit di Graha Tristar Jl Raya Jemursari 244 Surabaya pada Senin (11/2).

Proses Kegiatan Belajar 



      Usai keliling kampus ditemani Pembina Yayasan Akpar Majapahit Ir Juwono Saroso, Agostinho Dos Santos Goncalves mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Akpar Majapahit karena ia melihat bahwa lembaga ini merupakan salah satu institusi yang excellent dan  layak untuk ditiru visi, misi dan program kerjanya.

      Pasalnya, dirinya ingin mencetak sumber daya manusia (SDM) Timor Leste yang piawai dalam menerjuni bisnis kepariwisataan (tourism), yang diyakini bakal menjadi andalan sebagai sumber devisa Negara. Dengan paradigma baru ini, pihaknya optimistis bahwa SDM Timor Leste kelak siap menggarap tourism industry di negaranya sendiri seperti sukses Bali yang menjadi ikon dalam dunia industri kepariwisataan.

      Dari penjelasan pihak Akpar Majapahit, dirinya juga sepakat jika keinginan mencetak SDM pariwisata ini harus didukung dengan materi pelatihan yang memadai, yakni praktik 60 persen dan teori 40 persen. Untuk fokus di bidang yang satu ini, maka Fundacao Cristal maupun CCS Group juga harus fokus menggarap segmen tersebut secara terintegrasi dari hulu sampai hilir.

      Kerjasama dengan Akpar Majapahit meliputi tukar menukar mahasiswa dan dosen, mengirimkan mahasiswa berprestasi (beasiswa) dan dosen belajar dan ikut training di Surabaya hingga membuka kursus/pelatihan non formal maupun pendidikan formal dengan melibatkan tim dari Akpar Majapahit. Sementara itu, pihaknya akan membantu Akpar Majapahit –jika ingin ekspansi ke Timor Leste-- dalam mengurus semua perizinannya.
                                                                                                            
                       

      ”Dari kerjasama ini, kamin ingin lulusan Fundacao Cristal menjadi orang-orang yang mandiri dan menjadi entrepreneur (pengusaha) dan membantu pemerintah Timor Leste membuka lapangan kerja,”  terang Agostinho. Karena itu setelah pulang dari Indonesia, pihaknya langsung melaporkan hasil kunjungan ini kepada Menteri Muda Sosial Urusan Pembinaan Tenaga Kerja (Sepvope).

      Pembina Yayasan Ekaprasetya Mandiri Ir Juwono Saroso disela kesibukannya mendampingi tamu dari Timor Leste menuturkan, kedatangan delegasi dari Timor Leste ke Surabaya ini untuk melihat langsung fasilitas yang dimiliki kampus Akpar Majapahit, sekaligus membuktikan sendiri apa saja yang tersedia di Grha Tristar.

      Selama kunjungan ke kampus Akpar Majapahit, pihaknya mengajak delegasi dari Timor Leste meninjau fasilitas belajar mengajar Akpar Majapahit, mulai ruang kuliah ber-AC dan tempat praktik yang representative. Pihaknya juga mengajak tamunya itu melihat langsung fasilitas penunjang perkuliahan seperti lab tour planning & guiding, lab front office, lab bartending, lab housekeeping, lab  laundry, ruang perpustakaan, fasilitas wi-fi untuk internetan.












      Tamu dari Timor Leste itu juga menyempatkan diri untuk melihat kesibukan karyawan di ruang receptionist, front office, ticket counter, cafĂ©, toko bahan kue, dapur pastry dan culinary berstandar internasional, lobi yang luas dan nyaman. (ahn)

Akpar Majapahit Gelar Pelatihan Usaha bersama Disnaker Surabaya


Kerjasama dengan Disnaker dan Dinsos

          KEPERCAYAAN masyarakat terhadap Akademi Pariwisata (Akpar) Majapahit terus tumbuh. Kali ini giliran Disnaker Surabaya bekerjasama dengan Akpar Majapahit menggelar pelatihan wirausaha bagi kelompok usia produktif tetapi tidak bekerja.

 



          Peserta pelatihan wirausaha tersebut diikuti 60 orang dari berbagai wilayah di Surabaya, terutama dari kalangan ibu-ibu. Mereka mengikuti pelatihan membuat aneka mie kluntung di Grha Tristar, pada 1-7 November 2012. 

                 


          Hadir dalam acara tersebut, Wakil Kepala Bidang Keterampilan Disnaker Surabaya Junjungan, sedangkan dati Akpar Majapahit tampak Pembina Yayasan Eka Prasetya Mandiri Ir Juwono Saroso, Humas/Marketing Akpar Majapahit, Anggit Krismahani.  
    
                     

          Pelatihan ini bertujuan untuk membekali ibu-ibu berwirausaha secara mandiri. Jika ada tempat yang cocok bisa mengajukan proposal ke Disnaker untuk dibiayai Pemkot Surabaya membuka usaha mie kluntung. Sebelum resmi membuka warung (stan), lokasi usaha akan disurvei lebih dulu oleh tim dari Disnaker. 
                       
                             
          Selain dengan Disnaker Surabaya, terang Anggit Krismahani, Akpar Majapahit juga menjalin kerja sama dengan Dinas Sosial Surabaya mengadakan pelatihan wirausaha di Grha Tristar yang diikuti mucikari se-Surabaya sebanyak 100 orang. Pelaksanaannya sendiri dihelat pada 1-2 Desember 2012 lalu yang di hadiri oleh pejabat Dinas Sosial Surabaya dan DPRD Surabaya  Yayuk Puji Rahayu beserta  Baktiono.

          ”Materi pelatihan wirausaha ini difokuskan pada teknis membuat kue/roti kukus, rainbow steam cake dan brownies kukus. Dalam penerapan program pemerintah yang akan segera menutup wisma lokalisasi maka diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, mereka bisa membuka usaha rumahan secara mandiri, sekaligus mengentas mereka dari lembah hitam karena praktik ditutup pemkot,” pungkasnya. (ahn)












Toko 9, menyediakan Bahan Kue - Kebutuhan Kuliner & Teknologi Pangan

Usung One Stop Shopping dan Juga Layani Masyarakat Umum

          TOKO 9 selama ini menjadi jujukan mahasiswa Akpar Majapahit terkait dalam pengadaan bahan untuk praktikum. Toko 9 yang lokasinya di lantai dasar Gedung Graha Tristrar Jl Raya Jemursari 244 Surabaya ini menyediakan aneka bahan kue (pastry), bahan tambahan makanan, bahan minuman (esense, pewarna maupun pemanis buatan), kuliner dan teknologi pangan.


           Keberadaan Toko 9 yang satu atap dengan kegiatan perkuliahan maupun pelatihan teknologi pangan, dirasa sangat membantu mahasiswa maupun peserta pelatihan yang butuh bahan praktik dengan harga terjangkau tetapi bahan-bahann yanfg dibutuhkan tersebut susah dicari di luar.

          Pengelolaan Toko 9 yang mengusung konsep one stop shopping, terbukti menjadi daya tarik mahasiswa dan masyarakat umum yang sebelumnya pernah mengikuti pelatihan, untuk dijadikan tempat kulakan, karena produk yang disajikan boleh dikata lengkap. Sedikitnya ada lebih dari 500 item produk yang dipajang di toko tersebut.

          Bagi konsumen yang memang emoh ribet beli bahan diluaran karena memang susah dicari, condong untuk memesan bahan di Toko 9 ini, di antaranya Tepung Crispy, Tepung Binder, Modified Starch Ultra Bond, Frankfurter Combi, Deodorized ISP (Isolated Soya Protein). Deodorized ISP fungsinya untuk membentuk emulsi terutama daam pembuatan bakso (bakwan), sosis, nugget. Dengan memanfaatkan Deodorized ISP, maka bau langu dari kedelai sudah bisa dihilangkan.

          Sekadar informasi, harga deodorized ISP dipatok Rp 51.200 per kg, tepung crispy Rp 10.000 per 200 gram (paket kecil diminati peserta pelatihan untuk praktik sendiri di rumah karena hemat bahan), tepung binder Rp 8.200 per 200 gram, gelatin Rp 28.200 per 200 gram.

          Phosmix (KW-1) Rp 15.200 sedangkan STPP hanya dihargai Rp 7.500 per 200 gram. Baik Phosmix maupun STPP merupakan bahan untuk pengenyal bakso (bakwan), tetapi untuk STPP biasanya dipesan kalangan menengah ke bawah karena harganya relatif terjangkau kantong mereka.

          Selain yang disebutkan di atas, masih ada beberapa bahan unggulan hasil kreasi R&D Akpar Majapahit, yakni MS Ultra Bond, merupakan tepung untuk campuran adonan bakso, mie, dan lain-lain. MS Ultra Bond merupakan biangnya tepung tapioca. Harganya dipatok Rp 6.900 per 200 gram.

          Sementara itu bahan CMC import yang berfungsi sebagai pengental dalam minuman dan selai, sirup, minuman dalam kemasan. Produk ini dibandrol Rp 25.000 per 200 gram, sedangkan Improver yang merupakan bahan perenyah tepung untuk dipakai membuat fried chicken harganya dipatok Rp 11.500 per 200 gram.

          Bahan lain yang cukup diminati adalah Frankfuter Combi. Bahan ini merupakan perasa sosis. Harganya boleh dibilang mahal karena dibandrol Rp 119.600 per kg, sementara itu sorbet potassium yang dikenal sebagai bahan pengawet makanan dihargai Rp 18.700 per 200 gram. Sodium siklamat atau pemanis buatan untuk sirup dan minuman ditawarkan Rp 13.500 per 200 gram, sedangkan bahan anti oxidant yang berfungsi untuk mencegah perubahan warna pada minuman dalam kemasan agar tidak teroksidasi, dilepas dengan harga Rp 5.000 per 200 gramnya.

Fitri Anita, STp

          ”Nah, dengan menyediakan bahan-bahan langka seperti ini toko kami sekarang tidak semata-mata melayani mahasiswa, tetapi juga peserta praktik pelatihan maupun mereka yang sudah buka usaha sendiri setelah mengikuti pelatihan di sini. Pemesanan dalam jumlah tertentu bisa kami antar (delivery service) baik dalam kota, luar kota maupun antarpulau,” kata R&D Manager Akpar Majapahit  Fitri Anita, ST  ditemui di kantornya, kemarin (26/2).







          Untuk menarik pelanggan lama maupun baru datang kemari, pihaknya juga memberikan harga yang lebih murah untuk order bahan produk minimal 25 kilogram. Ia memberi contoh, ada pelanggan dari Lampung yang order bahan kue di Toko 9. ”Bahan kue tersebut dikirim via jasa ekspedisi (kargo) 3-4 hari kemudian barang yang dipesan sudah sampai ke alamat pemesan,” ujarnya setengah berpromosi. (ahn)