Mojokerto
Raya Jabon KM 07

Surabaya.
Jln, Jemursari 244.

Rabu, 08 Mei 2013

Pelatihan Tatacara Minum Teh Ala Jepang - Chanoyu di Akpar Majapahit




           Ada yang istimewa di Kampus Akpar Majapahit pada tanggal 22-25 April 203. Pasalnya, Akpar Majapahit kedatangan tamu sebanyak 11 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Bumimoro, Krembangan Surabaya ---dari Korps Suplai--- yang ingin menimba ilmu tentang tata cara minum teh ala Jepang.

          Untuk suksesnya acara tersebut, pihak Akpar Majapahit menghadirkan langsung dosen Mrs Iwasaki Yasui (native speak) dan dua orang mahasiswa dari Jepang yakni Hiroe Miyake dan Nanaho Miyake, yang saat ini belajar di Unitomo dalam program pertukaran mahasiswa (student exchange).

         Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Sekolah Pariwisata - Perhotelan - Kuliner

 Dari pihak Akpar Majapahit nampak hadir dalam jamuan minum teh ala Jepang adalah Hedy W. Saleh, Machtucha dan R Bagus Handoko, sedang dari pihak Unitomo diwakili Cicilia Tantri Suryawati dan Mrs Iwasaki Yasui (dosen).


Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Sekolah Pariwisata - Perhotelan - Tataboga


          Menurut R Bagus Handoko, kehadiran 11 taruna AAL (kadet) Tingkat II yang belajar kuliner di kampus Akpar Majapahit ini merupakan langkah awal dari kerjasama yang dirintis oleh kedua lembaga. Begitu juga dengan pihak Unitomo, kami juga menjalin kerjasama terutama yang berhubungan dengan bidang studi Bahasa Jepang berikut pernak-perniknya,” ujar chef Bagus Handoko, yang juga menjadi dosen tidak tetap (food & beverage) di AAL.

          Para kadet pun nampak antusias mengikuti penjelasan langsung dari native speak Mrs Iwasaki Yasui yang dipandu bersama Cicilia Tantri Suryawati, Chef Bagus Handoko dan Machtucha.  Para kadet juga dipersilakan untuk praktik dan mempraktikkan tata cara minum teh ala Jepang dengan didampingi langsung oleh dua mahasiswi Jepang yang sekarang belajar di Unitomo.

Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Tourism - Hotel Management - Culinary - Baking & Pastry

          Asisten Direktur III Akpar Majapahit Machtucha, Dipl.Hot., SE, M.Par mengatakan, upacara minum teh (chanoyu) adalah suatu etiket mengenai tata cara menyajikan teh dan menikmatinya.

          Menurut historisnya, teh pertama kali masuk ke Jepang sekitar abad 8 (zaman Nara) dibawa oleh para pendeta dan cendikiawan dari China dan meluas di kalangan para bangsawan. Pada saat itu, dibandingkan sebagai minuman, teh lebih dikenal sebagai obat.

          Pada awal zaman Kamakura (sekitar akhir abad 12 sampai awal abad 14), bibit teh dibawa dari China dan ditanam di Jepang. Pertama kali teh ditanam di Jepang di kuil Kousanji di daerah Kyoto Utara.


          Upacara sekitar minum teh pertama kali dirancang oleh Murata Shukou, sekitar akhir abad 15. Murata Shukou  yang selalu mendampingi Shogun Ashikaga Yoshimasa mencoba menemukan keserasian kehidupan hening, sunyi, lepas dari kegaduhan duniawi, serasi dengan alam.

          Adapun yang berjasa dalam mengangkat upacara minum teh ke dalam dunia seni adalah Senno Rikyuu, seorang warga Sakai (Osaka). Hingga sekarang, Chanoyu merupakan suatu  bentuk kesenian khas Jepang yang memiliki keindahan absolut.


          Upacara atau tata cara minum teh ala Jepang (chanoyu) punya banyak aturan. Tidak sesederhana yang Anda pikirkan. Tapi hal ini membuat tatacara minuma ala Jepang menjadi istimewa.

          Ketika Anda bertamu dan disuguhi teh oleh tuan rumah, maka Anda tidak boleh langsung meminumnya. Ada beberapa hal yang  harus dilakukan sebelum menikmati teh hijau yang baru saja dibuat tuan rumah. Dalam chanoyu, teh disajikan dalam cawan yang biasanya memiliki motif di salah satu sisinya.

          Saat menerima cawan, tamu harus mengangkatnya dengan ketinggian sejajar mata. Lalu, turunkan hingga sejajar dada dan putar dua kali cawan ke arah kanan agar gambar di cawan menghadap ke luar, bukan ke arah mulut Anda.

          Gerakan yang sama juga diterapkan untuk cawan-cawan tidak bermotif. Teh hijau dalam cawan tersebut harus dihabiskan sebagai tanda hormat.  Agar tehnya tandas tidak bersisa, ditegukan terakhir lebih baik diseruput, sedot sampai habis.

          Setelah selesai minum teh, tamu dapat memperhatikan detil cawan, mulai dari motif hingga nama pembuat yang biasanya ada di bagian bawah cawan. Perlu diingat, setiap cawan itu berbeda-beda, Anda belum tentu bisa bertemu dengan cawan yang sama. Selain itu, cawan juga sangat berharga, jadi ketika melihatnya harus sangat berhati-hati.

          Kebiasaan minum teh di Jepang merupakan ritual tradisional dalam menyajikan teh untuk tamu. Pada zaman dulu disebut chato atau cha no yu, kalau di luar ruangan disebut nodate.

          Teh disiapkan secara khusus oleh orang yang mendalami seni upacara minum teh yang disebut Tea Master. Teh bukan cuma dituang dengan air panas dan diminum, tapi sebagai seni dalam arti luas. Dihidangkan dan dinikmati sekelompok tamu di ruangan khusus untuk minum teh yang disebut chashitsu.

          Upacara minum teh mencerminkan kepribadian dan pengetahuan tuan rumah yang mencakup antara lain tujuan hidup, cara berpikir dan agama. Dalam menyajikan minuman, cangkir yang disediakan untuk tamu wanita dan pria juga berbeda.

          Tea Master, orang yang menyiapkan teh memberikan cangkir (yang sebenarnya mangkok) tidak sembarangan, namun sesuai "kepribadian" para tamu, biasanya para lelaki diberi cangkir yang simple, dan para wanita diberi cangkir bunga.

    Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Sekolah Pariwisata - Perhotelan - Kuliner - Patiseri     

      Pada umumnya, upacara minum teh menggunakan teh bubuk matcha yang dibuat dari teh hijau yang digiling halus. Upacara minum teh menggunakan matcha disebut matchado, sedangkan bila menggunakan teh hijau jenis sencha disebut senchado.

          Posisi dan teknis minum teh juga ada aturannya. Posisinya adalah seperti duduk di antara dua sujud pas sholat. Bagi yang tak terbiasa, ini adalah posisi yang tidak nyaman.

          Selain itu, sebelum menempelkan cangkir ke bibir, cangkir diletakkan di telapak tangan kiri dan tangan kanan harus memutar cangkir 180 derajat dalam tiga putaran! Jika lupa, ini dianggap sangat tidak sopan, dan tuan rumah akan sangat tersinggung. Karena gambar bunga-bunganya harus terlihat di depan sehingga tuan rumah mengetahui bahwa kita sangat menikmati teh tersebut.

          So, jika Anda berkesempatan dijamu orang Jepang, maka tidak bingung harus bersikap seperti apa. (ahn)









Selasa, 02 April 2013

Cake Decoration Competition - Demo Masak - Demo Mesin

MEMPERINGATI Hari Kasih Sayang (Valentine Day) 2012, Akademi Pariwisata (Akpar) Majapahit  kembali menggelar acara Love & Crazy for Chocolate Gothic 2012 di pusat perbelanjaan moderen Ciputra World pada tanggal 17-19 Februari 2012.
Chef Fero Ang

          Dalam momentum tahunan ini Akpar Majapahit mengajak siswa-siswi menuangkan bakat dan kreativitasnya, dengan mengikuti berbagai lomba yang dikemas panitia. Hadiahnya pun cukup menarik. Pasalnya, panitia menyediakan hadiah jutaan rupiah dalam berbagai lomba, mulai lomba membuat dan menghias pancake, lomba kreasi beverages dan cake competition.
          Menurut Pembina Yayasan Eka Prasetya Mandiri Ir Juwono Saroso, berbagai lomba ini selain  sebagai wadah penyaluran bakat dan kreativitas siswa-siswi, juga untuk membina rasa tanggung jawab, kerjasama dan kedisiplinan. Oleh karena itu, pihaknya mengundang siswa-siswi dari Surabaya dan sekitarnya bergabung dalam meramaikan kegiatan tersebut.

          Nah agar acaranya semakin seru dan heboh,  pada gelaran kali ini pihak panitia juga menghadirkan Chef Fero Ang, finalis Master Chef dari Jakarta sebagai bintang tamu dalam Love & Crazy for Chocolate Ghotic 2012.
Kursus Masak Gratis
          Tak hanya itu, panitia juga membuka kursus masak gratis kepada pengunjung selama kegiatan berlangsung. Pada hari Jumat (17 Februari 2012) ada kursus masak Chicken Cordon Bleu, Chicken Forvita, Brownies Steam Chocolate Cheese dan Lava

          Sementara keesokan harinya, yakni Sabtu (18 Februari 2012) digelar kursus masak Rainbow Polcadot Pudding, Charlotte Pudding dan Lemon Tartlet. Sedangkan pada hari Minggu (19 Februari 2012) dijadwalkan ada kursus Fruity Chicken dan Escalope Cordon Bleu.
Demo Mesin Suwir Abon
          Di sela gelaran Love & Crazy for Chocolate Ghotic 2012 tersebut, panitia juga menyelenggarakan demo mesin suwir abon. Alat ini sudah dipatenkan di Depkumham oleh penemunya pada 2012 dengan merek U-WON. Mesin ini didesain guna membantu wirausahawan guna memudahkan cara kerja menyuwir daging untuk abon yang biasanya dilakukan secara manual pakai tangan.


          ”Dengan memanfaatkan mesin suwir abon ini, pekerjaan bisa dikerjakan lebih cepat, hasilnya rapi dan dapat menghemat ongkos tenaga kerja. Kami menyediakan mesin ini mulai ukuran portable (untuk home industry) hingga skala besar untuk kebutuhan industri. Harganya dipatok mulai Rp 5 jutaan per unit,” terang Juwono.
Cooking Activity for Kids
          Untuk menambah semarak perhelatan tersebut, panitia Love & Crazy for Chocolate Ghotic 2012 juga mengundang bocah-bocah usia play group, TK dan siswa sekolah dasar (SD) mengikuti lomba menghias donut, menghias cookies dan celap celup colkat. Nah tunggu apa lagi, ayo daftarkan diri Anda sekarang. Untuk informasi dan pendaftaran hubungi: Akpar Majapahit di Graha Tristar Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, Fax: (031) 8432050 atau kunjungi http://majapahit-hotel-school.blogspot.com.  (*/ahn)




Molecular Gastronomy - Ajarkan Pembuatan Ice Cream Nitrogen.


Advanced Pastry Class – Akademi Pariwisata Majapahit



Pemandangan menarik dilakukan mahasiswa Akpar Majapahit kelas Pastry Advanced saat praktik pembuatan ‘Yoghurt & Ice Cream’. Dalam materi ini, mahasiswa diajarkan 9 resep dasar, diantaranya Plain Yoghurt, Spoonable Yoghurt, Yoghurt Drink, Ice Cream Yoghurt, Eggless Ice Cream, Mung Bean Ice Cream, Soya Ice Cream, Healty Ice Cream dari bahan sayuran pokcoy dan buah bit.


Seperti diterangkan oleh dosen Anastasia Kristien, pada proses pembuatan es krim, mahasiswa kelas Pastry Advanced diajarkan bagaimana membuat es krim dengan teknik yang terbilang cukup cepat yaitu dengan menggunakan nitrogen. Cara ini untuk menghasilkan es krim bertekstur lebih lembut dan kristal es yang lebih kecil daripada jika dibuat dengan cara biasa. Cepatnya waktu pendinginan membuat es krim yang dihasilkan lebih praktis tanpa memerlukan bahan tambahan seperti, kuning telur, emulsifier, atau bahan penstabil lain.


"Nitrogen cair yang kita gunakan ini berfungsi mendinginkan makanan secara cepat, sebagai aplikasinya kita coba dalam pembuatan es krim. Wujud nitrogen ini berupa cairan bening yang memiliki suhu rendah, yakni suhu -120°C " ujar dosen Anastasia Kristien yang ditemui disela-sela waktu mengajarnya.
 Untuk penggunaannya, dosen Anastasia menerangkan, tinggal tuangkan nitrogen cair ke dalam adonan es krim yang sedang dikocok, es krim akan jadi dalam dua menit tanpa harus dimasukkan ke lemari es. Begitu dituangkan, uap yang dihasilkan menimbulkan kesan menarik seperti asap putih.


Ia melanjutkan meski cara penggunaannya terlihat sederhana, nitrogen cair tak bisa diperlakukan sembarangan, lho. Harus mengenakan sarung tangan dan kacamata khusus sebelum memakai nitrogen cair. Pasalnya, zat kimia ini tidak boleh menyentuh kulit dan harus disimpan di tempat tertutup.
 Tampaknya pemakaian nitrogen cair dalam makanan mulai marak dengan menerapkan teknologi gastronomi molekuler. Lantas apakah nitrogen cair aman dikonsumsi? ‘Penggunaan nitrogen cair dalam makanan aman selama mengikuti peraturan keselamatan’ pungkas dosen Anastasia Kristien.


   Nah, ingin lebih jauh lagi mempelajari dunia pastry? Akademi Pariwisata Majapahit menjadi satu-satunya sekolah di Surabaya yang menawarkan kelas untuk Pastry Advanced. Lembaga pendidikan yang bisa direkomendasi sebagai tempat memperoleh ilmu yang mendalam dan komprehensif mendalami pembuatan dan pengenalan produk pastry. *Upi

Kampus Akademi Pariwisata Majapahit
Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050

www.majapahit.org / www.matoa.info

Senin, 01 April 2013

Kuliah Sambil Kerja di Akademi Pariwisata Majapahit




          UNTUK meningkatkan kemampuan dan ketrampilan para mahasiswa D3 jurusan Culinary dalam mempraktikkan materi perkuliahannya dengan kondisi riil di dunia kerja, Yayasan Eka Prasetya Mandiri yang mengelola Akpar Majapahit, menyediakan café di Gedung Graha Tristar.

          MATOA Café merupakan salah satu outlet yang difungsikan sebagai sarana pembelajaran mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang digelutinya di bangku kuliah.dengan kondisi riil di lapangan. Istilahnya adalah praktik in-house training (dry practice) di kampus bagi mahasiswa semester I, III dan V. Mahasiswa semester I diposisikan sebagai pelaksana (waiter), mahasiswa semester III menjadi captain (supervisor), sedangkan mahasiswa semester V menjadi asisten manager.

          MATOA Café menyediakan breakfast, lunch dan outside catering untuk melayani umum, mulai mahasiswa, peserta pelatihan, karyawan hingga instansi swasta maupun pemerintahan. Menu andalannya  meliputi Indonesia Food, Chinese Food dan European Food.


          Selain mahasiswa dan karyawan, tidak sedikit pelanggan yang booking tempat di MATOA Café untuk menggelar event rapat atau arisan di antaranya Unair, Dinsos, Disnaker, Kadin. Selain mengadakan rapat di cafe, tamu yang ke sini juga ada yang mengadakan pesta ulang tahun dan arisan keluarga (untuk week end).

          Penataan MATOA Café di lantai dasar memang cukup artistik, sehingga tamu yang datang betah ber-kongkow kongkow di sana. Daya tampung café sekitar 50 orang. Jika tamu minta layanan VIP, disediakan tempat di lantai IV Gedung Graha Trisstar yang berkapasitas 75 orang dengan penyajian makanan ala buffee atau prasmanan.

          MATOA Café ini dibuka sejak soft launching Gedung Graha Tristar yakni sejak dua tahun silam (29 November 2010) sampai sekarang sudah menampakkan geliatnya karena didukung oleh jam operasional café mulai 08.00-18.00 dan pilihan menunyang beragam dengan harga terjangkau.

          Jika tren pengunjung terus meningkat, maka jam operasional café akan di-up date sampai 21.00, sehingga pembagian pekerjanya tidak lagi satu shift melainkan bisa berubah menjadi dua shift. Penambahan jam buka cafe  ini nanti untuk melayani tamu-tamu yang datang petang hingga malam hari.


          ”Sekarang baru efektif satu shift. Dalam operasional sehari-hari kami melibatkan tiga kru kitchen, lima orang front service termasuk seorang kasir dan satu orang chef. Saat ini revenue yang ditangguk baru mencapai Rp 60 jutaan per bulannya,” kata Asisten Direktur III Akpar Majapahit Maftucha mendampingi Pembina Yayasan Eka Prasetya Mandiri Ir Juwono Saroso di kantornya, kemarin.



          Anda tertarik mencicipi menu-menu penggoyang lidah di MATOA Café, silakan merapat ke Graha Tristar Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, Fax: (031) 8432050 untuk reservasi dan pemesanan, atau kunjungi http://majapahit-hotel-school.blogspot.com.  (*/ahn)






Senin, 04 Maret 2013

Cake Fondant Gravity Bergaya Unik & Melayang


Pastry Advanced – Akademi Pariwisata Majapahit


Kini bentuk cake makin bervariasi dan selalu ada bentuk baru sebagai tren dalam dunia pastry. Gravity cake, sebuah cake dengan point of interest yang terlihat unik karena melayang. Begitu melihat, pasti akan berdecak kagum dengan cake yang satu ini. Penasaran’kan bagaimana cara membuatnya?


Bersama Chef Vivi Wardana, salah satu dosen dikampus Akpar Majapahit mengajarkan mahasiswa kelas pastry advanced membuat kreasi cake fondant. Dia mengatakan, pembuatan cake ini menggunakan teknik yang gampang-gampang susah dan membutuhkan kejelian. 

Selama 5 (lima) hari, mahasiswa pastry advanced belajar membuat cake fondant. Tampilan cake ini tak hanya berlapiskan gula dengan warna-warni yang indah dilihat saja, namun memiliki bentuk yang sangat unik. Karena itulah cake yang unik ini sayang untuk dimakan.

   
 



Hadir dalam aneka bentuk mulai dari giant cupcake, cosmetic bag, burger cake, red velvet hand bag, dan masih banyak lagi ini memang sayang untuk dilewatkan. Tak hanya itu mahasiswa pastry advanced juga diajarkan materi pembuatan gravity cake yang juga cake fondant yang sayang untuk dimakan. Berikut kumpulan foto-fotonya.

Gravity cake memang sedang booming dengan desain cake yang unik, menurut Chef Vivi, ciri khas cake ini ada di objek yang melayang seolah sedang menumpahkan isinya. Bisa berupa bungkus permen cokelat, mie yang sedang disumpit, atau bisa juga sekotak susu yang sedang dituangkan,’’ ujarnya.

Dia menambahkan, objek bisa tampak melayang karena didukung penopang, kemudian, ditutupi dengan fondant atau icing. Permasalahannya, bila objek lebih berat, penopang bisa turun. Namun, bila terlalu ringan, objek itu tidak terlihat menuangkan isinya. Yang penting diperhatikan cara menyeimbangkan objek,’ pungkasnya sambil berbagi tips.

 


Pasti keren bukan, tampilan produk “Fondant Cake & Gravity Cake” yang dibuat oleh mahasiswa Akpar Majapahit kelas Pastry Advanced? Sudah tidak diragukan lagi, kelas Pastry Advanced yang ada di kampus Akademi Pariwisata Majapahit memberikan ruang belajar bagi Anda dalam berkreatifitas di dunia pastry untuk menjadi pastry chef profesional. *Upi




Kampus Akademi Pariwisata Majapahit
Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050
www.majapahit.org / www.matoa.info